HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kampung Pancasila Jadi Cara Surabaya Ajak Gen Z Peduli Lingkungan dan Sosial

 

JatimRadar.com – Pemerintah Kota Surabaya menggulirkan program Kampung Pancasila sebagai strategi melibatkan generasi muda dalam pembangunan kampung. Program yang diinisiasi Wali Kota Eri Cahyadi ini menjadi upaya menjawab tantangan era digital yang dinilai membuat sebagian pemuda semakin berjarak dengan kehidupan sosial di lingkungannya.

Potensi Besar Gen Z Perlu Dikelola Terarah

Kepala Satuan Tugas Kampung Pancasila, Irvan Widyanto, menyebut struktur demografi Surabaya yang didominasi usia muda merupakan potensi besar yang perlu dikelola secara terencana.

Melalui Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya menerapkan pendekatan gotong royong agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga.

“Pendekatannya gotong royong. Nilai agama dan Pancasila mendorong kita saling menolong dalam kebaikan, termasuk membuka akses beasiswa dan peluang kerja bagi Gen Z,” ujar Irvan, Rabu (17/12/2025).

Gen Z Jadi Motor Penggerak di Tingkat RW

Irvan menjelaskan, Kampung Pancasila dirancang untuk membantu penyelesaian berbagai persoalan di tingkat Rukun Warga (RW) dengan melibatkan generasi muda sebagai penggerak utama.

Keterlibatan pemuda diarahkan pada penguatan empat pilar Kampung Pancasila, yakni:

  • lingkungan,
  • kemasyarakatan,
  • ekonomi,
  • sosial dan budaya.

Melalui skema ini, pemuda tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku aktif pembangunan kampung.

Ubah Stigma Pemuda Kurang Peduli Lingkungan

Program Kampung Pancasila juga ditujukan untuk mengikis anggapan bahwa generasi muda kurang peduli terhadap lingkungan sosialnya. Dengan ruang partisipasi yang jelas, Gen Z diharapkan dapat terlibat langsung dalam berbagai program unggulan Pemkot Surabaya, khususnya di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

“Pemuda usia belajar dan kerja kami dorong agar aktif, sehingga mereka punya peran nyata di kampungnya sendiri,” kata Irvan.

Perkuat Solidaritas dan Nilai Kebangsaan

Pemkot Surabaya berharap Kampung Pancasila tidak berhenti sebagai program simbolik semata. Program ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas warga sekaligus menyiapkan generasi muda yang berdaya, produktif, dan berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan.

 

 

Posting Komentar