Fakultas Vokasi Unesa Mantapkan PROLOOK 2025, Program D4 Produksi Media Jadi Fokus Penguatan Prodi Baru
SURABAYA – jatimradar.com Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar agenda tahunan PROLOOK 2025 sebagai langkah pemantapan kurikulum dan pemetaan kebutuhan industri sebelum membuka program studi (prodi) baru. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Unesa untuk memastikan seluruh prodi vokasi selaras dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor industri di Jawa Timur yang terus berkembang.
Prodi Baru Disusun Berbasis Kebutuhan Industri
Salah
satu prodi yang mendapatkan sorotan dalam PROLOOK 2025 adalah Sarjana
Terapan (D4) Produksi Media, sebuah program baru yang dirancang untuk
memenuhi lonjakan kebutuhan tenaga kreatif di sektor digital.
Prodi ini
dikembangkan karena meningkatnya permintaan industri terhadap talenta konten
pemasaran, produksi video, manajemen media sosial, hingga layanan kreatif
berbasis teknologi. Sebagai jurusan baru dengan peminat tinggi, Produksi
Media menempatkan kemitraan industri sebagai landasan utama pengembangan
kurikulumnya, sehingga arah pembelajaran tetap relevan dan mengikuti tren
digital.
Porsi Praktik Dominan, Capai 65 Persen
Program
D4 Produksi Media menyiapkan konsep pembelajaran yang didominasi praktik dengan
porsi setidaknya 65 persen. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa
terlibat langsung dalam aktivitas industri, tidak hanya belajar teori di ruang
kelas.
Mahasiswa
akan mendapatkan pengalaman melalui:
- Proyek produksi konten
- Praktik studio dan
laboratorium multimedia
- Kolaborasi dengan perusahaan
kreatif
- Magang bersertifikat dalam
skala 1–2 semester
- Eksplorasi lapangan sesuai
kebutuhan industri
Dengan
model tersebut, lulusan diharapkan siap bekerja di bidang media digital, agensi
kreatif, periklanan, media online, hingga perusahaan teknologi yang membutuhkan
talenta konten.
Industri Terlibat Sejak Perencanaan
Melalui
PROLOOK 2025, berbagai mitra industri diundang untuk memberikan masukan terkait
standar kompetensi, teknologi terbaru, hingga pola kerja profesional. Hal ini
memastikan desain prodi vokasi tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga
mampu menjawab kebutuhan riil pasar kerja.
Perwakilan
fakultas menyebutkan bahwa keterlibatan industri sejak fase perencanaan
menciptakan kurikulum yang lebih presisi dan selaras dengan kebutuhan sektor
usaha di Jawa Timur, mulai dari digital kreatif, manufaktur, logistik, hingga
hospitality.
Tingkatkan Peluang Kerja Lulusan
Fakultas
Vokasi Unesa menargetkan tingkat serapan kerja lulusan meningkat signifikan
pada tahun 2025–2026. Penguatan kurikulum, program magang panjang, serta
sertifikasi profesi menjadi strategi penting untuk memastikan lulusan mampu
bersaing.
Selain
penguatan di prodi Produksi Media, Fakultas Vokasi juga menyiapkan laboratorium
industri 4.0 dan kelas kolaboratif yang melibatkan praktisi profesional.
Penutup
PROLOOK
2025 menegaskan komitmen Fakultas Vokasi Unesa dalam menghadirkan prodi baru
yang relevan dan responsif terhadap perubahan industri. Kehadiran Program D4
Produksi Media menjadi langkah strategis untuk mencetak talenta kreatif yang
siap menjawab kebutuhan dunia digital modern.
