Libur Maulid Nabi 2025: Jadwal, Long Weekend, dan Cara Memaksimalkannya
Pada bulan Agustus 2025, tak ada libur nasional yang
benar-benar dirasakan oleh pelajar karena Hari Kemerdekaan yang jatuh pada
tanggal 17 kebetulan berlangsung di hari Minggu. Namun, menanti kegembiraan
menyambut awal September—ada satu momen istimewa yang sudah ditetapkan sebagai
hari libur nasional: Maulid Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan keputusan bersama dari tiga menteri (SKB 3
Menteri) tentang Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2025, tanggal 5
September ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati Maulid Nabi
Muhammad SAW. Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat Indonesia akan menikmati
akhir pekan panjang (long weekend) selama tiga hari beruntun: Jumat, Sabtu, dan
Minggu .
Perlu dicatat bahwa pemerintah tidak menetapkan cuti
bersama khusus untuk perayaan Maulid Nabi kali ini. Artinya, hanya tanggal
5 September yang menjadi hari libur, tanpa tambahan hari libur lainnya . Meskipun demikian, keberadaan hari libur pada
hari Jumat tetap memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati masa
relaksasi atau berkegiatan sepanjang tiga hari akhir pekan.
Bagi yang ingin memaksimalkan waktu libur, bisa mengambil
cuti tahunan pada hari Kamis (4 September) sehingga libur menjadi empat hari
(Kamis–Minggu). Alternatif lainnya adalah mengambil cuti pada hari Senin (8
September), sehingga liburan berlangsung Jumat hingga Senin. Mengambil kedua
hari tersebut—Kamis dan Senin—berarti kamu bisa menikmati waktu istirahat
hingga lima hari berturut-turut .
Secara budaya dan spiritual, peringatan Maulid Nabi biasanya
dilaksanakan dengan penuh khidmat. Tanggal 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah
bertepatan dengan 5 September 2025, dan masyarakat memanfaatkannya untuk
menggelar pengajian, pembacaan shalawat, ceramah agama, hingga berbagai
kegiatan sosial sebagai bentuk cinta dan rasa syukur kepada Rasulullah Muhammad
SAW
Secara ringkas:
- 5
September 2025 (Jumat): Hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW
- Sabtu–Minggu
(6–7 September): Libur akhir pekan
- Tidak
ada cuti bersama khusus Maulid Nabi
- Bisa memperpanjang
libur dengan mengambil cuti pada Kamis (4 September) dan/atau Senin (8
September)
- Perayaan
umumnya mencakup kajian, bacaan shalawat, dan kegiatan reliji serta sosial
Momen ini menjadi momentum berharga—tidak hanya untuk
istirahat, tetapi juga mempererat ikatan keluarga, memperdalam spiritualitas,
serta merayakan semangat Maulid Nabi dengan penuh makna.
