Cinta untuk Dunia Film: Stella Atmadja Hadir untuk Insan Perfilman
Dalam satu langkah penuh makna, Stella Atmadja menunjukkan kecintaannya yang mendalam terhadap dunia perfilman dengan sebuah tindakan nyata: menyumbangkan hasil kreatif yang ia raih untuk mendukung pelaku film. Berangkat dari hasratnya terhadap sinema, Stella mengkampanyekan sebuah proyek visual unik—sebuah kalender bertema “The Smile of Indonesia”—yang memotret serta mengilustrasikan keberagaman suku, budaya, serta wajah-wajah bangsa dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Kreativitasnya itu bukan hanya sekadar karya, tetapi juga wadah penggalangan dana yang menyentuh nilai hingga Rp 300 juta.
Tujuan utamanya jelas: membantu mereka yang berkecimpung di
dunia film namun terkendala minimnya fasilitas dan sumber daya. Dunia
perfilman, terutama untuk pelaku independen, sering kali menghadapi tantangan
besar berupa kekurangan modal dan peralatan teknis. Melalui langkah dermawan
ini, Stella berharap dapat mendorong agar semangat berkarya tak terhalang oleh
hambatan materiil.
Menggandeng Kemdiktisaintek, Stella menyerahkan donasinya
secara resmi dalam pertemuan yang hangat. Sekretaris Jenderal kementerian
menyambut baik sumbangan ini—menegaskan bahwa donasi tersebut akan disalurkan
dengan cermat kepada komunitas kreatif, institusi pendidikan, maupun individu
pelaku film yang sesuai profilnya. Tak sekadar didistribusikan, bantuan ini
juga dirancang agar tepat sasaran: membantu mereka yang memang berpotensi namun
kekurangan akses.
Dalam pernyataannya, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembiayaan
dan Asesmen Pendidikan Tinggi menegaskan komitmen kementerian untuk memastikan
dampak donasi ini maksimal dan melebar secara inklusif.
Lebih dari sekadar dana, inisiatif ini diharap menjadi
pemicu bagi munculnya karya-karya bermakna dari insan perfilman Indonesia. Di
tangan yang tepat—komunitas kreatif, kampus, hingga sineas muda—bantuan ini
berpeluang besar memperkuat ekosistem budaya, memantik kolaborasi, serta
membuka peluang lebih luas untuk berkarya.
Dalam waktu penuh gejolak dan tantangan industri kreatif
yang kompleks, sentuhan empati seperti yang ditunjukkan Stella menjadi angin
segar. Ia tak hanya berbagi hasil karya, tetapi juga menyemai harapan bagi masa
depan perfilman nasional. Dukungan seperti ini adalah bukti bahwa kecintaan
terhadap seni bisa diwujudkan bukan hanya lewat karya, tetapi juga lewat
keberpihakan nyata pada sesama pencipta.
