Beasiswa Djitu Profesi 2025: Dukungan Pendidikan untuk Mahasiswi Profesi Kesehatan
Yayasan Khouw Kalbe kembali membuka pendaftaran Beasiswa Djitu Profesi 2025 yang diperuntukkan bagi mahasiswi dari wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Program ini memberikan dukungan finansial sekaligus pengembangan kapasitas bagi mahasiswa putri yang sedang menempuh pendidikan profesi di bidang kesehatan. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan tenaga kesehatan di daerah 4T (terdepan, terluar, tertinggal, dan transmigrasi) dapat meningkat jumlah maupun kualitasnya.
Bentuk Dukungan Beasiswa
Beasiswa Djitu Profesi menawarkan bantuan dana pendidikan
maksimal Rp 10 juta per semester. Dana ini mencakup biaya kuliah,
sumbangan pengembangan institusi (SPI) yang dibayarkan satu kali pada semester
pertama, biaya perkuliahan reguler (SPP/SKS), serta biaya ujian kompetensi.
Selain itu, penerima beasiswa juga akan mendapatkan bantuan
penunjang pengembangan kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester. Dana
tambahan ini mendukung aktivitas pelatihan, kontribusi dalam komunitas Yayasan
Khouw Kalbe (YKK), serta kesempatan membangun jejaring dalam ekosistem
pembelajaran YKK.
Beasiswa tidak hanya sekadar bantuan biaya, tetapi juga
membekali penerima dengan pelatihan kepemimpinan, mentoring, dan program
pengembangan diri agar siap memberikan kontribusi nyata setelah lulus.
Bidang Pendidikan yang Didukung
Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswi yang sedang menempuh
pendidikan profesi pada bidang:
- Apoteker
- Bidan
- Fisioterapi
- Gizi
- Perawat
(Ners)
- Psikologi
klinis
- Fisikawan
medis
Namun, khusus mahasiswa profesi dari Poltekkes Kemenkes
tidak dapat mengikuti program ini, melainkan diarahkan ke program lain, yaitu Sehat
Profesi.
Persyaratan Pendaftaran
Untuk dapat mengikuti seleksi, ada sejumlah syarat utama
yang wajib dipenuhi, antara lain:
- Warga
Negara Indonesia (WNI), perempuan, dan belum menikah.
- Berasal
dari salah satu dari 22 provinsi target seperti Kalimantan,
Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, NTB, hingga Bali.
- Mahasiswi
aktif semester pertama pada program pendidikan profesi sesuai bidang yang
ditentukan.
- Memiliki
IPK minimal 3,50 saat menyelesaikan pendidikan sarjana atau sarjana
terapan.
- Aktif
dalam organisasi, lomba, atau kegiatan pengembangan diri.
- Memiliki
jiwa kepemimpinan, inovasi, serta komitmen berkontribusi di daerah asal.
- Bersedia
tidak cuti, pindah kampus, atau pindah program studi selama masa beasiswa.
Selain itu, penerima wajib terlibat penuh dalam kegiatan
pengembangan kapasitas, mentoring, dan kontribusi komunitas. Evaluasi akan
dilakukan setiap akhir semester dengan syarat minimal IPS 3,30.
Persyaratan Dokumen
Peserta diwajibkan melengkapi dokumen administratif, di
antaranya:
- Esai
motivasi dan rencana kontribusi pascastudi (250–500 kata, ditulis tangan).
- Video
perkenalan diri maksimal 2 menit.
- Scan
KTP, KK, pasfoto 4x6, CV terbaru.
- Ijazah
atau SKL dan transkrip nilai.
- Surat
keterangan mahasiswa aktif.
- Surat
rekomendasi dari dosen pembimbing akademik, atasan kerja, atau organisasi
terkait.
Semua dokumen harus sesuai format yang ditentukan agar bisa
lolos tahap seleksi administrasi.
Jadwal Seleksi
Pendaftaran Beasiswa Djitu Profesi 2025 berlangsung mulai 19
Agustus hingga 9 September 2025. Setelah itu, tahapan seleksi berlangsung
sebagai berikut:
- Seleksi
administrasi: 10–24 September 2025
- Pengumuman
seleksi administrasi: 25–26 September 2025
- Wawancara:
27 September–12 Oktober 2025
- Pengumuman
hasil akhir: 15–16 Oktober 2025
- Pertemuan
induksi: 18 Oktober 2025
- Registrasi
ulang: 18–28 Oktober 2025
- Orientasi
penerima: November 2025
Manfaat Beasiswa
Beasiswa Djitu Profesi bukan sekadar dukungan finansial.
Mahasiswi penerima akan mendapatkan:
- Bantuan
biaya pendidikan hingga lulus.
- Pengalaman
pelatihan dan pengembangan diri.
- Jejaring
profesional dalam ekosistem YKK.
- Kesempatan
berkontribusi di komunitas dan daerah asal.
Setelah lulus, penerima beasiswa akan otomatis tergabung
dalam Ikatan Alumni YKK, sehingga dapat terus berjejaring serta
berkolaborasi dalam program pembangunan sumber daya manusia di daerah 4T.
Kesimpulannya, Beasiswa Djitu Profesi 2025 menjadi
kesempatan emas bagi mahasiswi dari wilayah tengah dan timur Indonesia yang
sedang menempuh pendidikan profesi kesehatan. Dukungan biaya hingga Rp 10 juta
per semester, tambahan dana pengembangan kapasitas, serta pembinaan
berkelanjutan membuat program ini sangat bermanfaat. Selain membantu
meringankan beban finansial, program ini juga membentuk calon tenaga kesehatan
berkualitas dengan jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi.
