Mendikdasmen Soroti Menurunnya Minat Generasi Muda Jadi PNS
Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyoroti fenomena menurunnya minat generasi muda untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal, profesi sebagai abdi negara selama ini dianggap sebagai pekerjaan bergengsi dengan jaminan masa depan yang stabil.
Plt. Kepala Kemendikdasmen, Rahmawati, menyampaikan bahwa
perubahan pola pikir generasi muda turut memengaruhi fenomena ini. Generasi
saat ini lebih tertarik pada pekerjaan yang memberikan kebebasan,
fleksibilitas, serta peluang berkembang lebih cepat, seperti dunia wirausaha
maupun industri kreatif.
“Banyak anak muda sekarang yang lebih memilih jalur karier
sesuai minat dan bakatnya. Mereka ingin punya ruang untuk berekspresi dan tidak
terlalu terikat aturan yang kaku,” ujarnya.
Rahmawati menambahkan, meski begitu, profesi sebagai PNS
tetap memiliki daya tarik tersendiri. Stabilitas pekerjaan, jenjang karier yang
jelas, serta jaminan pensiun masih menjadi alasan banyak orang untuk mendaftar
dalam seleksi calon pegawai negeri.
Namun, ia juga menekankan pentingnya pemerintah beradaptasi
dengan perubahan zaman. Menurutnya, reformasi birokrasi yang mendorong
pelayanan publik lebih inovatif dan dinamis dapat membantu meningkatkan kembali
minat generasi muda untuk bergabung.
“Kalau birokrasi mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan
era digital, tentu anak muda akan melihat bahwa menjadi PNS juga bisa
memberikan ruang untuk berinovasi,” tambahnya.
Fenomena ini mencerminkan adanya pergeseran tren karier di
kalangan generasi muda Indonesia. Pemerintah pun diharapkan dapat
mengantisipasi dengan menghadirkan sistem kerja yang lebih modern, agar profesi
PNS tetap relevan dan diminati di masa mendatang.