HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kapan Harus Mengganti Sikat Gigi? Kenali Waktu dan Tanda-Tandanya

 

Kapan Harus Mengganti Sikat Gigi? Kenali Waktu dan Tanda-Tandanya

Kapan Harus Mengganti Sikat Gigi?

Sikat gigi digunakan setiap hari untuk mengangkat plak dan sisa makanan dari permukaan gigi. Meskipun terlihat masih utuh, kemampuan sikat dalam membersihkan gigi dapat berkurang seiring waktu.

Bulu sikat yang mulai melebar, menipis, atau berubah bentuk tidak dapat menjangkau permukaan gigi secara optimal. Oleh karena itu, sikat gigi perlu diganti secara berkala.

Ganti Setiap Tiga sampai Empat Bulan

Secara umum, sikat gigi disarankan untuk diganti sekitar tiga sampai empat bulan sekali. Namun, penggantian dapat dilakukan lebih cepat apabila bulunya sudah rusak.

Frekuensi tersebut bukan aturan mutlak untuk semua orang. Cara menyikat, tekanan tangan, jenis sikat, dan kondisi pengguna dapat membuat sikat lebih cepat aus.

Daripada hanya mengandalkan tanggal, perhatikan juga kondisi fisik bulu sikat.

Tanda Sikat Gigi Perlu Diganti

Beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sikat gigi sudah saatnya diganti antara lain:

  • Bulu sikat terlihat melebar ke samping.
  • Ujung bulu tidak lagi rata.
  • Bulu terasa lebih kasar atau kaku.
  • Warna indikator pada bulu mulai memudar.
  • Pegangan atau kepala sikat mengalami kerusakan.
  • Sikat sulit membersihkan bagian gigi tertentu.

Sikat dengan bulu yang berubah bentuk juga dapat menjadi tanda bahwa tekanan saat menyikat terlalu kuat.

Jangan Berbagi Sikat Gigi

Sikat gigi merupakan perlengkapan pribadi dan sebaiknya tidak digunakan bersama orang lain. Penggunaan bersama dapat menyebabkan perpindahan air liur dan mikroorganisme antarpengguna.

Setiap anggota keluarga perlu mempunyai sikat masing-masing. Agar tidak tertukar, gunakan warna, bentuk, atau tempat penyimpanan yang berbeda.

Cara Menyimpan Sikat Gigi

Setelah digunakan, bilas sikat dengan air bersih untuk menghilangkan sisa pasta gigi dan kotoran. Simpan dalam posisi tegak dan biarkan mengering dengan sirkulasi udara yang baik.

Hindari menyimpan sikat dalam wadah tertutup ketika kondisinya masih basah. Lingkungan yang lembap dapat membuat sikat sulit mengering.

Jika beberapa sikat disimpan dalam satu tempat, usahakan kepala sikat tidak saling bersentuhan.

Perhatikan Tekanan Saat Menyikat

Bulu sikat yang cepat rusak dapat terjadi karena tekanan menyikat terlalu besar. Tekanan tersebut juga berpotensi membuat gusi terasa tidak nyaman.

Gunakan gerakan pendek dan lembut. Pastikan seluruh permukaan gigi dibersihkan tanpa perlu menggosok dengan tenaga berlebihan.

Sikat manual maupun elektrik sama-sama dapat digunakan selama tekniknya benar dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Sesuaikan Sikat dengan Kondisi Gigi

Orang dengan gigi sensitif, behel, gigi tiruan, atau kondisi gusi tertentu mungkin membutuhkan jenis sikat yang berbeda. Karena itu, pemilihan sikat tidak hanya berdasarkan bentuk atau harga.

Dokter gigi dapat membantu memberikan rekomendasi sesuai susunan gigi, kondisi gusi, dan perawatan yang sedang dijalani. Untuk mendapatkan edukasi mengenai kebersihan serta perawatan gigi sehari-hari, kunjungi MyDentismile.

Posting Komentar